5 Ide Bermain Untuk Balita ala Dancow "Iya Boleh"

By TIANDARINIE - Februari 12, 2019

Assalamualaikum Moms,


Siapa yang anaknya sudah memasuki fase toddler atau usia 1-4 tahun? Saya sedang nih, dan rasanya kayak naik roller-coaster. Menegangkan! Gimana ga tegang coba kalo anaknya lelompatan lari kesana kemari padahal dalam kondisi ngantuk? Saya sih tegang, meski berusaha kelihatan tenang. Khawatir dia terjatuh, kejedot, tersandung dan seribu satu macam kekhawatiran lainnya. Akhirnya saya pun ikutan lari-lari menjaga si kecil agar tetap aman. Kadang kalo saya sudah KO, yaa  cukup lihatin aja dari jauh. Tapi tetap dengan perasaan cemas dan sedikit-sedikit teriak "Kaaaak awas jatuh" atau "Gak boleh yaaaa" dan sejenisnya. 

Ternyata melarang-larang anak dan membatasi ruang geraknya justru menghambat proses tumbuh kembang mereka lho Moms. Hakekat anak pada dasarnya adalah bermain. Tapi, permainan seperti apakah yang cocok dengan anak usia balita? Yuk lanjut scroll yah Mom...




5 Permainan Yang Aman Untuk Balita

Bermain dengan anak usia balita sebenarnya gampang-gampang susah. Banyak hal sederhana yang bisa membuat mereka senang. Misalnya saja bernyanyi dan berjoget yang tentu sangat mudah dilakukan. Tapi... anak-anak juga sangat mudah teralihkan perhatiannya. So, PR kita banget nih Mom gimana caranya menciptakan suasana bermain yang nyaman sehingga anak anteng duduk manis sementara ibunya bisa scroll hape ngecek diskonan online shop  nyambi mengerjakan hal lain. Hehehe. Berikut ide bermain untuk balita yah Mom :



PEROSOTAN




Main perosotan aman untuk balita
(Photo courtesy: Siti Nurul Purwaningsih)

Permainan satu ini paling mudah ditemukan dimana-mana. Baik area bermain outdoor maupun indoor. Anak-anak pun sepertinya sangat menikmati aktivitas memanjat tangga dan meluncur di perosotan. Mereka rela antri gantian meluncur satu per satu meski ga jarang juga ada yang mengambil jalan pintas langsung dari depan. 


Ternyata bermain perosotan banyak manfaatnya lho Mom. Salah satunya adalah untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak yang mencakup motorik kasar, keseimbangan serta kelenturan tubuh. Kita bisa juga sekaligus mengajarkan si kecil untuk bersosialisasi dengan anak seusianya dan berani meluncur dari atas.



MENGENAL WARNA



(Photo courtesy: Siti Nurul Purwaningsih)

Warna-warni yang cerah tentu menarik perhatian anak. Salah satu cara untuk mengenalkan warna pada anak adalah dengan memberikannya media untuk dicorat-coret. Biarkan anak bebas berkreasi dengan warna menggunakan cat air yang aman. Pasti sih aoda rasa khawatir seperti noda cat yang menempel di baju susah hilang, badan jadi kotor dan sederet kekhawatiran lainnya. Tapi jika kita khawatir terus, gimana anak bisa belajar? 


BERCOCOK TANAM



(Photo courtesy: Siti Nurul Purwaningsih)


Mengenalkan tanaman pada anak banyak manfaatnya lho Mom. Selain menumbuhkan rasa kepedulian, kita juga bisa menanamkan rasa syukur atas kebesaran Allah kepada anak. Nami cukup betah melakukan aktivitas bercocok tanam sederhana dengan media tanam arang sekam. Bibit cabenya mah dicuekin, dia sibuk memindah-mindankan arang sekam saja dari satu pot ke pot lainnya. Gapapa Nak, boleh ngapain aja kok. mungkin karena ini adalah hal baru yang belum pernah ia coba sebelumnya. 


MENYUSUN BALOK



(Photo courtesy: Siti Nurul Purwaningsih)

Waktu masih kecil, saya ingat pernah punya satu set balok susun dengan berbagai macam bentuk. Ternyata sampai sekarang udah punya anak kecil, mainan ini pun tetap happening tidak tergerus oleh zaman. Asik sih bermain balok susun, bisa mengasah kreativitas dan kecerdasan anak. 



BERNYANYI



(Photo courtesy: Siti Nurul Purwaningsih)


Nami mulai bersenandung sejak usia kurang lebih 9 bulan. Sampai saat ini masih suka nyanyi dan cepat menghapal lagu. Bahkan berjoget mengikuti irama lagu. Dia juga sudah hapal lagu "Bendera Merah Putih" meskipun pelafalannya masih belum sempurna. Kadang jika saya ingin meminta ia melakukan sesuatu, saya sampaikan dalam bentuk lagu mengikuti video ABC Kids TV haha.


Kegiatan bermain yang saya sebutkan di atas adalah wujud nyata gerakan '1 Juta Iya Boleh' dari Dancow Advanced Excelnutri+ yang diluncurkan beberapa waktu lalu di Ayana Midplaza. Kampanye "IYA BOLEH" merupakan dukungan atas upaya pemerintah membangun Generasi Emas 2045. Stimulasi bermain tersebut akan merangsang kemampuan pendengaran, penglihatan, memori, kognitif, bicara, emosi, gerak kasar dan halus, yg akan mengembangkan semua potensi anakProf. Soedjatmoko SpA (K), MSi, seorang pakar tumbuh kembang anak memaparkan pentingnya stimulasi bermain setiap hari dengan kasih sayang untuk balita. Stimulasi dalam bentuk bermain, akan membuat anak kelak menjadi sehat, cerdas, mandiri, kreatif dan berperilaku baik. 


Dr. Ratih Ibrahim seorang psikolog anak mengatakan "Anak usia 1 tahun sudah melebarkan ruang dari yang hanya diam di tempat tidur, kini sudah berjalan kesana kemari". Dengan mengatakan "Iya boleh" maka semua aspek kecerdasan anak akan terstimulasi. Semakin luas juga ruang geraknya, sehingga anak akan tumbuh menjadi pribadi mandiri, percaya diri, berani.


Tapi, jangan sekedar membiarkan anak bermain dan mengatakan "IYA BOLEH" saja ya Moms. Kita sebagai orang tua juga harus memperhatikan beberapa hal penting dalam upaya mendukung prosess tumbuh kembang anak, antara lain:
  • Terlibat aktif dalam momen bermain anak, jangan cuek apalagi meninggalkan anak bermain tanpa pengawasan 
  • Mencari tahu jenis permainan yang sesuai dengan kemampuan anak
  • Memastikan kondisi anak siap untuk bermain (tidak dalam keadaan lapar, mengantuk atau sakit) 

Untuk poin terakhir sangat berhubungan dengan nutrisi yang diberikan kepada si kecil. Nah tapi jangan khawatir Mom, dengan kandungan bakteri baik atau Lactobacillus rhamnosus dalam Dancow Advanced Excelnutri+ si kecil akan lebih optimal dalam mengeksplor dunia dan mengembangkan karakternya.  





Yuk dukung gerakan '1 Juta Iya Boleh' dari Dancow Advanced Excelnutri+  dengan mengunjungi website resminya dan jangan lupa juga menekan tombol partisipasi yang akan ditukar dengan sertifikat keikutsertaan dari Dancow. So, sudah siapkah bilang "IYA BOLEH" kepada anak? Saya sudah dong ~










  • Share:

You Might Also Like

14 komentar

  1. Setuju banget tuh permainan perlu disesuaikan dengan usia, soalnya kalau terlalu susah anak bisa sebel sendiri, tapi kalau terlalu gampang juga kurang menantang dan bikin cepat bosan, ya. Yang tricky adalah ketika punya anak lebih dari satu dengan jarak di atas tiga tahun. Kadang otomatis aja menyediakan permainan yang ngikutin kakaknya. Makasih ya Mom sudah diingatkan lagi tentang permainan untuk anak empat tahun ke bawah. Kalau penyesuaian dengan usia begini, bukan termasuk melarang kan, ya...menahan sementara aja.

    BalasHapus
  2. betuuulll. punya toddler itu emang seruuu. haha.. klo di aku malah kdg pas nyiapin mainan u masing2 bocil d rmh, Rafa yg udh 7,5thn ehh Arsel yg msh 2,5 thn malah pengen mainin mainan abangny. haha.. Aku blm pernah ajak anak2 bercocok tanam nihhh. Seru kynya yaaa. tfs yaa idenya

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah saya juga sedang menikmati masa yang menegangkan, di usianya yang 4 tahun, makin aktif saja si adek. Selalu siap untuk menemaninya bermain dan memilihkan permainan yang cocok untuk usianya juga merupakan hal penting nih mom, gak boleh sembarangan. Dengan keterlibatan kita di setiap aktivitasnya bisa membuat anak kita jadi makin percaya diri dan berani.

    BalasHapus
  4. Wah seru sekali ya acaranya. Semarak dan semangat gitu, efek dari kecerahan warna jadi cerah juga suasananya hehehe

    Usia anak 1-4 tahun memang lagi masa-masanya bongkar pasang. Mom kudu ekstra sabar hehehe

    BalasHapus
  5. Wah kegiatan di acara dancownya seru ya mba. Jadi anak bisa bermain sambil belajar. Aku juga suka bilang "iya boleh" ke anak selama diawasi dan ada aturannya

    BalasHapus
  6. bener sekali nih mom tian, anakku demen sekali bagian bercocok tanam dan menyusun balok. belajar warna juga sednag dilakukan biarpun belom lancar betul. suka aku dengan tagline dan campign dancow 'iya boleh' ini.

    BalasHapus
  7. Anakku tu paling suka susun balok. Kalau di luar rumah susun batu haha.
    Yawes sih biasanya aku biarkan aja :D Yg penting diawasin dan abis main dicuci tangan dan kakinya :D

    BalasHapus
  8. Suka sama ide bermain ya, mom, simple gampang ditemukan tapi mengandung banyak Manfaat 😍 btw memanfaatkan challenging bgt menurutku utk berkata iya boleh ke anak hihi, kudu dikuatkan mind nya bahwa itu bermanfaat bagi anak.

    BalasHapus
  9. Setuju mba, kalau apa-apa dilarang, anak malah nggak berkembang ya. Lebih baik dipantau dan diberi kebebasan untuk bereksplorasi dalam masa tumbuh kembangnya.

    BalasHapus
  10. Seru banget ya. Sebenarnya kegiatan seperti itu selain si anak happy emaknya juga ikutan happy. Hahaha... Pengen banget ikutan main tapi sayang orang dewasa nggak boleh ikutan...

    BalasHapus
  11. Anak saya nih sekarang masuk usia toddler, tepatnya 16 bulan. Lagi senang manjat-manjat, apapun dipanjat. Saya selalu berusaha menahan diri untuk tidak melarang. Pokoknya #iyaboleh aja, yang penting saya selalu menemaninya, sehingga insyaallah aman.

    BalasHapus
  12. Wah anakku sudah melakukan semuanya kecuali bercocok tanam. Perlu dicoba nih buat mengasah peduli nya.

    BalasHapus
  13. Perosotan sama mengenal warna pernah dilakukan sama Ponakan daku, dan seru aja sebagai aunty nya mengikuti perkembangannya

    BalasHapus
  14. Aku ikut mendukung kampanye "iya boleh" ini agar terwujud upaya pemerintah membangun Generasi Emas 2045. Stimulasi bermain yang tepat mesti diberikan untuk merangsang kemampuan pendengaran, penglihatan, memori, kognitif, bicara, emosi, gerak kasar dan halus, yang akan mengembangkan semua potensi anak.. Salut dnegan kampanye ini:)

    BalasHapus