Sensasi Kickfest 2011

By TIANDARINIE - Juli 11, 2011

Setelah terombang-ambing dari satu kota ke kota lain dalam rangka melaksanakan tugas sebagai anak, keponakan dan sepupu yang baik, akhirnya dengan nafas lega dan peluh yang bersimbah, saya tiba kembali di Terminal Arjosari - Kota Malang tercinta. Ada rasa rindu yang menelusup diam-diam, padahal 24 jam yang lalu saya ada di kota ini. Entahlah, mungkin sensasinya yang tak sama. Kemarin terlalu sibuk ini-itu, ke sini ke situ, bersama serombongan keluarga besar dari kota sebelah. Hari ini, 24 jam penuh jatah waktu yang akan kunikmati sendiri.

Sendiri mungkin kata yang kurang tepat, karena kunjungan saya kali ini untuk bertemu para brother another mother another father (baca : sahabat). Yah, dua bulan adalah waktu yang cukup lama untuk alpha bertatap muka dengan mereka. Setelah sekian semester menghabiskan tak sedikit waktu bersama, wajarlah bila kini rindu melanda. Dan moment 9 Juli 2011 yang bertepatan dengan annual clothing exhibiton 'Kickfest 2011' saya rasa adalah saat yang tepat. Kami akan bertukar sapa, berbagi canda dan cerita di sana. Ah, riuhnya aksi panggung para musisi lokal juga sudah terbayang di benak saya. Pasti seru, pasti! Dijamin waktu kembali :)

Sayangnya, rencana kadangkala berkonfrontasi dengan realita. Tidak semua planning berjalan mulus seperti kulit para selebritis yang tak pernah absen ke skin centre. Ada saja kendala, well that's why we are called human and all perfection belongs only to God. Miskomunikasi tak bisa dihindari dan yah, saya juga menyadari, ini temu kangen dadakan. Yang baru direncanakan tadi pagi. Lagipula ini malam sakral bagi mereka yang tak sendiri, saturday night. Umm, it means I must be patient and wait until all of them had finished their date. Haha poor me :(

Ya sudahlah, saya habiskan saja senja hari itu dengan berbaris rapi di antrian Kickfest demi selembar kertas untuk akses masuk ke dalam. Semoga bertemu kawan lain di sini, just in case mereka masih mengenal saya yang bertransformasi menjadi hijabers sejak Oktober tahun lalu ini :) Well, everybody's changed, we couldn't deny it. As far as it would be a better one, nothings matter.

Fortunatelly, I meet someone there who makes me feel not so lonely, I though.
Maka jadilah saya cenggur (keceng - nganggur.red) di salah satu booth Clothing line kota Malang tersayang ini. Sampai akhirnya musisi lokal dambaan saya yang hits dengan single Sweet of Course-nya menguasai panggung, menggoda iman untuk merapat ke sana dan ikut berdendang.

Sialnya, lagu ini JLEB! Buat yang ingin tahu sensasinya, silahkan pacaran dulu, lalu persilahkan pacar menyakiti hatimu, sebagai penutup dengarkanlah irama ini ketika malam mulai merambat pelan dan sepi melanda. Yes, proudly present Kenangan Yang Membunuhku - Brigade 07. Trust me it's worth. Begitu pula dengan lagu Pergilah yang merupakan salah satu lagu favorit sebelum tidur. Setelah Brigade pamit, satu hal istimewa lainnya yg saya tunggu adalah Burger Kill. Sayangnya crowded membuat saya agak enggan merapat ke panggung. The matter is, I'm alone all my way. Tapi ya sudahlah, akan indah pada waktunya kan ya? Well, I'd thought everything turns better right now. Entahlah, mungkin live performnya, lagunya, atau segelintir manusia yg saya temui malam ini?

Last but not least, thanks God for the glory life and the gorgeous night.


-backsound tonight : MCR - Disenchanted-





  • Share:

You Might Also Like

0 komentar