Solusi Bayi Kolik Dengan Probiotik #Parentian

By katatian - Februari 17, 2024

Hai Parents!


Bayi menangis, katanya sih wajar. Soalnya kan belum bisa ngomong, jadi untuk mengungkapkan perasaan biasanya dalam bentuk senyuman atau tangisan. Kaget juga kan kalo bayi newborn tiba-tiba sudah bisa baca tulis. Tapi Bund, kalo tangisan bayi terjadi terus menerus dan durasinya berjam-jam tentu jadi tanya besar di kepala. Bayiku kenapa ya?


Biasanya nih yang aku lakukan pertama kali saat bayiku nangis adalah menggendong. Trus ditimang-timang sebentar hingga tenang. Seringnya sih jika sudah tenang, bibirnya mulai bergerak-gerak mencari susu. Lalu jika popoknya terasa agak penuh dan menggelembung (atau bahkan bocor) segera ku ganti dengan popok baru. Nah jika masih menangis juga, baru deh mulai aku cek kondisi perutnya. Kalau kata orang dulu sih “Ah paling masuk angin itu ditepuk-tepuk aja perutnya…” tapi ternyata setelah baca beberapa buku parenting dan diskusi di grup WhatsApp aku pun jadi tau bahwa masalah pada perut itu tidak hanya sekedar kembung saja. Tapi ada juga kondisi yang kerap disebut kolik.


Berfoto dengan Mom Reisa sebagai brand ambassador Interlac



Apalagi saat hadir di event gathering Interlac dengan tema "Probiotik: Solusi Untuk Bayi Kolik" aku juga jadi belajar lebih banyak hal seputar kolik. Berikut rangkuman lengkapnya yaa…


Senang sekali bisa hadir di gathering Interlac


Pengertian Kolik

Apakah kolik itu? Kolik infantil atau kolik pada bayi adalah keadaan dimana bayi terlihat rewel, menangis berkepanjangan dan sulit dikendalikan tanpa sebab yang jelas. Kolik biasa terjadi pada bayi berusia 2 minggu sampai 4 bulan. Kondisi ini lebih sering terjadi saat sore dan malam hari, sehingga mengakibatkan kesulitan tidur dan istirahat untuk orangtua dan bayi. Menurut American Academy of Pediatrics dan systematic review yang terpublikasi, 25-28% dari bayi mengalami kolik atau dengan kata lain, 1 dari 4 bayi baru lahir berisiko terkena kolik.


Penyebab Kolik

Ada banyak penyebab terjadinya kolik antara lain: perkembangan saluran cerna yang belum sempurna, alergi susu sapi, dan intoleransi laktosa. Tapi penyebab utamanya adalah ketidakseimbangan mikrobiota saluran cerna, dimana bayi penderita kolik memiliki jumlah probiotik Lactobacillus atau bakteri baik yang lebih rendah dan bakteri jahat yang lebih tinggi dibandingkan bayi sehat. Akibatnya perut dapat terasa kembung karena adanya gas dan atau sembelit. Makanya biasanya bayi yang menderita kolik disertai juga dengan wajah yang memerah dan kedua kakinya diangkat ke perut karena kesakitan.



Resiko Kolik Jangka Panjang

Bayi dengan kolik yang tidak didiagnosa dan diterapi ternyata memiliki dampak jangka panjang, misalnya berisiko lebih tinggi terkena ADHD atau kesulitan berkonsentrasi, nyeri pada perut, dermatitis atopik, alergi, rhinitis, maupun asma. Hal ini yang disebut dalam dunia kesehatan sebagai gut brain axis, atau bahasa sederhananya hubungan dua arah antara saluran pencernaan (gut) dengan otak manusia (brain).




Mencegah Kolik Pada Bayi

Sebagai orang tua khususnya ibu tentu kita merasa sedih jika bayi menangis terus dan rewel berkepanjangan. Apalagi jika terjadi di malam hari yang seharusnya adalah waktu untuk beristirahat. Maka penting untuk mencegah kolik yang membuat bayi rewel, orang tua pun lelah dan bahkan bisa berdampak pada produksi ASI. Salah satu ikhtiarku untuk mencegah kolik adalah menyiapkan INTERLAC yang mengandung probiotik. Bakteri baik atau probiotik memiliki peranan penting yang dibutuhkan untuk segala usia mulai dari bayi, anak, dewasa, lansia bahkan ibu hamil.




Mengenal Interlac


INTERLAC® adalah suplemen probiotik hasil kerjasama PT. Interbat dengan BioGaia yang dikenal sebagai World Leader in Probiotics, salah satu perusahaan probiotik terbesar di Dunia. Produk probiotik Interlac menggunakan strain-strain Lactobacillus reuteri yang dipatenkan dan sudah teruji klinis, serta telah memenuhi semua syarat probiotik dari WHO.


Hingga Desember 2022, strain Lactobacillus reuteri yang digunakan INTERLAC® sudah didukung 258 uji klinis pada lebih dari 21.000 partisipan, dan merupakan strain probiotik berpaten dengan uji klinis terbanyak di dunia. Lactobacillus reuteri di INTERLAC® sudah teruji klinis untuk bayi baru lahir, balita, anak-anak, dewasa dan bahkan pada ibu hamil dan bayi prematur. Jadi, INTERLAC® adalah solusi yang efektif, aman dan teruji klinis untuk kita & keluarga.


Manfaat Interlac


Interlac terbukti dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dan mengurangi bakteri jahat/patogen di saluran cerna, juga dalam pup si kecil terjadi pengurangan jumlah bakteri E.Coli yang membahayakan. Selain itu, Interlac juga dapat mengurangi gas dan meningkatkan pola gerakan usus. Maka pemberian asupan probiotik sejak dini menjadi langkah penting dalam memelihara kesehatan bayi.



Review Penggunaan Interlac Drops

Sejak tahun 2020 aku sudah mengenal Interlac. Waktu itu kondisinya si Kakak sedang diare dan BAB berkali-kali. Karena memang ada stok di rumah, sebagai pertolongan pertama ya aku berikan Interlac tablet kunyah. Alhamdulillah diarenya mereda dan kakak pun kembali ceria. Sejak saat itu, kami selalu sedia Interlac, bahkan seringnya dikonsumsi tanpa menunggu ada masalah pencernaan. Karena rasanya enak, seringnya si Kakak minta nambah.
 
Interlac Drops solusi untuk cegah kolik

Karena sudah merasakan manfaat probiotik pada kandungan Interlac, maka ketika ada baby, aku pun sedia Interlac Drops yang aman dikonsumsi sejak newborn. Dikemas dalam botol kaca berukuran 5ml. Rasanya plain dan bisa juga lho dicampurkan ke MPASI. Jangan lupa kocok botolnya dengan seksama sebelum dituang ke sendok. Dosisnya cukup 5 tetes saja sekali sehari. Jika segel sudah terbuka, sebaiknya dihabiskan dalam jangka maksimal 3 bulan. Biasanya aku menyimpan Interlac Drops di dakan kulkas agar suhunya tetap terjaga.

Interlac Drops cocok untuk bayi  cukup 5 tetes sehari



Oh iya selain tablet kunyah dan drops, varian Interlac juga lengkap lho ada varian tablet hisap dan sachet. Nah untuk menghindari produk palsu, sebaiknya beli Interlac di baby shop modern dan apotek terpercaya atau pesan online di Official Shop Interbat dan yaa parents.


Semoga bayi kita sehat selalu dan jadi generasi emas penerus bangsa!

  • Share:

You Might Also Like

11 komentar

  1. seneng bgt kalau event bisa dpt ilmu baru, anakku alhamdullilah pakai interlac koliknya dapat teratasi dengan baik

    BalasHapus
  2. Ngeri juga ya kalau bayi baru lahir bisa langsung nulis 😄. Interlac nolong ibu dan bayi banget ya saat kolik melanda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha bayi ajaib maakk.. kita sebagai ibu kudu pintar2 memahami bahasa bayi

      Hapus
  3. Sebagai orangtua emang sedih banget kalau lihat anaknya nangis tapi gak tahu nangis nya karena apa. Dulu waktu Gendish kecil aku juga kebingungan padahal dia udah kenyang nyusu, popok juga sudah diganti tapi tetep aja nangis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh ternyata Gendish kolik, sayangnya dulu belum tahu interlac jadi cuma pijat kolik aja

      Hapus
  4. Freesy setiyo utami19 Februari 2024 pukul 12.25

    Jadi banyak tahu tentang kolik ya mba dan emang interlac good banget ya. ✨️

    BalasHapus
  5. Untungnya ada Interlac yang bisa menjadi solusi bayi yang rewel karena kolik, jadi ibu juga ga kuatir lagi

    BalasHapus
  6. Salfok sama mom reisa, ternyata aslinya tinggi banget buat kita kita yang petite ini ya kak, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha jujur iya sih mba padaha aku udah jinjit lhoo

      Hapus
  7. Gejala kolik memang agak sulit dikenali, masih banyak parents yg belum tahu apa itu Kolik, dikiranya hanya kembung biasa. Makanya untuk pencegahan lebih baik rutin dikasih Interlac drops ya mba.

    BalasHapus